permisi, saya mau menari dengan kamu

Iseng-isengnya Gita & Handaru ep. 1
(interpretasi dari lagu berjudul sama oleh Hidego Handaru)

Nona, bagaimana kalau satu dansa selepas kelas sore nanti?
Sebab saya lihat wajahmu tak terusik
meski bergerak kaki tanpa henti
Tak perlu gaun dan sepatu rapi
Cukup telanjang kaki
Dan sebuah tempo di sanubari

Nona, katamu tak perlu ada musik berdendang?
Ujarmu, Tuhan bertutur lagu lewat binar bulan
dan remah bintang
Maka, kalau malam sudah menjelang
Siapa lagi yang bisa larang
kita berjalan seiring di jalan lapang
Berhenti di bawah lampu taman
lalu saling merengkuh pinggang

Nona, kalau malam sudah usai
Apa semua jejak,
gerak,
dan pijak
akan jadi masai?
Atau kenangannya terburai?
Tukasmu, masih ada hari esok,
lusa,
dan seribu tahun lagi
Maka, sekali lagi saya bilang permisi
Bersamamu, saya ingin menari

 

 

Published by

Nagit

nabilagita98@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s